BERITA INDONESIA TERSENYUM

BERITA

Tiga Kali Lakukan Operasi, Kini Aisha Sudah Sembuh Total dari Kelainan Bawaan Lahir

Tiga Kali Lakukan Operasi, Kini Aisha Sudah Sembuh Total dari Kelainan Bawaan Lahir

Monday, 20 November 2017

Dilahirkan pada tanggal 1 November 2012, Aisha Awliya Kadin merupakan anak kedua dari pasangan Bapak Sutrisno dan Ibu Endang Sri Rahayu yang tinggal di daerah Ciledug, Tangerang. Namun tidak seperti anak-anak sehat lainnya, Aisha lahir dengan menderita kelainan bawaan Atresia Ani (tidak memiliki lubang anus) dan Atresia Esofagus (tidak terbentuknya kerongkongan secara sempura – kerongkongan menyempit atau buntu sehingga tidak terhubung ke lambung). Dokter menyampaikan bahwa dibutuhkan biaya yang besar untuk melakukan tindakan operasi yang tidak hanya cukup sekali, sementara ayah Aisha hanya bekerja sebagai montir mobil lepasan. Hingga akhirnya pada pertengahan tahun 2013, saat orang tua Aisha memeriksakan Aisha ke Pusat Jantung Nasional Harapan Kita, dokter memberikan informasi mengenai Indonesia Tersenyum. Mereka pun segera mengajukan permohonan bantuan ke Indonesia Tersenyum untuk tindakan operasi Aisha. Tidak berselang lama, Aisha pun mendapatkan bantuan dari Indonesia Tersenyum. Di akhir tahun 2013, Aisha melakukan operasi untuk kelainan Atresia Ani yang dideritanya di RSAB Harapan Kita, dilanjutkan tindakan operasi kedua pada awal tahun 2014 tindakan operasi untuk kelainan Atresia Esofagus di akhir tahun 2014. Setelah melalui tiga kali tindakan operasi dengan bantuan Indonesia Tersenyum, Aisha sudah sembuh total dari kelainan bawaan yang dideritanya sejak lahir. Aisha sekeluarga sangat bersyukur karena Aisha bisa beraktivitas seperi anak-anak lainnya.

BAGIKAN CERITA INI

BERITA LAINNYA

Dari Indonesia Tersenyum Untuk Papua

Tuesday, 13 March 2018
Dari Indonesia Tersenyum Untuk Papua

Indonesia Tersenyum memberikan bantuan kesehatan untuk masyarakat Jayapura

Indonesia Tersenyum, Ajak Desa Kutajaya Hidup Sehat

Desa Kutajaya adalah salah satu desa penerima bantuan dari Indonesia Tesenyum. Desa ini terletak di wilayah Kecamatan Cicurug, Sukabumi.

Indonesia Tersenyum, Salurkan Bantuan untuk Anak Para TKI

Apa yang umumnya dilakukan oleh anak-anak yang memasuki usia 5 tahun?

Apresiasi Komitmen Tenaga Kesehatan untuk Masyarakat Desa

Peran tenaga kesehatan desa untuk mewujudkan kesehatan masyarakat di pedesaan terbilang cukup penting.

Sepuluh Tahun Menahan Ejekan, Akhirnya Efremino Tersenyum

Benjolan kecil yang tumbuh di tubuhnya membuat bocah cilik asal Flores, NTT ini sering jadi bahan ejekan temannya. Berkat semangatnya untuk sembuh dan kerja keras orang tuanya mencari bantuan pengobatan, Efremino ditemukan dengan Indonesia Tersenyum.

Terlahir dengan hidrocephalus, Sekarang Alif Sudah Sembuh

Ibu Sri Lestari tak punya keinginan lain selain Alif sembuh. Bekerja serabutan tak membuatnya mampu membiayai operasi Alif yang harus dilakukan berkali-kali. Melalui informasi seorang perawat, Ibu Alif mendapatkan bantuan Indonesia Tersenyum untuk tindaka

Kristian Kampu Terbebas dari Kelainan Bawaan yang Telah Diderita Selama 13 Tahun

13 tahun bukan waktu yang singkat, apalagi bagi Kristian. Kelainan bawaan lahir yang dideritanya pun menghambatnya beraktivitas. Setelah permohonan bantuan dari Indonesia Tersenyum dipenuhi, Kristian dan orang tuanya pun harus menempuh perjalanan jauh unt

Hanafi yang Semakin Percaya Diri

Tuesday, 05 December 2017
Hanafi yang Semakin Percaya Diri

Tersenyum bukan hal yang mudah bagi Hanafi. Kelainan yang dimilikinya sebagai penderita bibir sumbing membuatnya tidak percaya diri. Untungnya, Ayah Hanafi bertemu dengan Indonesia Tersenyum dan mendapatkan bantuan tindakan operasi untuk Hanafi.

Sumbingnya Sembuh, Iluh Siap Menyongsong Masa Depan Cerah

Ingin gadis cilik kesayangannya kembali sehat dan sembuh dari bibir sumbing, Ayah dan Ibu Iluh mengajukan permohonan bantuan ke Indonesia tersenyum. Operasi dilaluinya dengan baik, Iluh kini kembali ceria dan siap menyongsong masa depan.

3 Tahun dengan Kelainan Bentuk Tulang Kepala, Kini Rabiatul Telah Sembuh dan Ceria

Diagnosa dokter membuat orang tua Rabiatul bersedih. Anaknya yang masih 3 tahun menderita kelainan bentuk tulang kepala bawaan dan mengharuskan ia untuk dioperasi. Bantuan pengobatan dan operasi bedah plastik dari Indonesia Tersenyum membawa harapan baik

7 Tahun Menderita Jantung Bocor, Kini Rehan Bisa Tersenyum Kembali

Memiliki penyakit jantung bocor bawaan membuat Rehan sering absen ke sekolah. Badannya yang mudah lelah dan sering sakit, tak membuatnya patah semangat untuk tetap bersekolah. Harapan untuk sembuh mulai muncul ketika Ayah Rehan mengajukan permohonan bantu

Cerianya Sabrina, Tidak Lagi Menderita Kelainan Bawaan Lahir

Kasih sayang dan kegigihan orang tua Sabrina yang ingin anaknya sembuh, membuatnya bertemu dengan Indonesia Tersenyum. Kelainan bawaan lahir yang dideritanya harus dioperasi sebanyak 5 kali dan itu membutuhkan biaya tak sedikit. Kini Sabrina sudah kembali

Program ini didukung oleh: