BERITA INDONESIA TERSENYUM

BERITA

3 Tahun dengan Kelainan Bentuk Tulang Kepala, Kini Rabiatul Telah Sembuh dan Ceria

3 Tahun dengan Kelainan Bentuk Tulang Kepala, Kini Rabiatul Telah Sembuh dan Ceria

Tuesday, 05 December 2017

Rabiatul Adwiah, putri dari pasangan Bapak Awaludin dan Ibu Suryati yang bertempat tinggal di Bima, NTT ini dilahirkan pada tanggal 30 November 2005 dengan diagnosa kelainan bawaan Unilateral Cranio-Synostasis atau kelainan bentuk tulang kepala. Agar bisa sembuh dan normal kembali, dokter menyarankan agar Rabiatul dibawa ke Jakarta untuk dilakukan tindakan operasi bedah plastik. Keadaan ekonomi keluarga yang pas-pasan, memaksa orang tua Rabiatul tidak bisa memberikan pengobatan yang maksimal untuknya. Hingga saat Rabiatul menginjak usia 3 tahun, orang tua nya mendapatkan informasi tentang Indonesia Tersenyum. Demi kesembuhan Rabiatul, Bapak Awaludin dan Ibu Suryati sesegera mungkin mengajukan permohonan bantuan kepada Indonesia Tersenyum. Tidak lama berselang, Indonesia Tersenyum membantu tindakan operasi bedah plastik yang harus dilakukan oleh Rabiatul di RSUPN dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta. Dengan operasi tersebut, saat ini Rabiatul sudah sembuh dan kehidupannya kembali normal seperti anak-anak seusianya yang lain.

BAGIKAN CERITA INI

BERITA LAINNYA

Dari Indonesia Tersenyum Untuk Papua

Tuesday, 13 March 2018
Dari Indonesia Tersenyum Untuk Papua

Indonesia Tersenyum memberikan bantuan kesehatan untuk masyarakat Jayapura

Indonesia Tersenyum, Ajak Desa Kutajaya Hidup Sehat

Desa Kutajaya adalah salah satu desa penerima bantuan dari Indonesia Tesenyum. Desa ini terletak di wilayah Kecamatan Cicurug, Sukabumi.

Indonesia Tersenyum, Salurkan Bantuan untuk Anak Para TKI

Apa yang umumnya dilakukan oleh anak-anak yang memasuki usia 5 tahun?

Apresiasi Komitmen Tenaga Kesehatan untuk Masyarakat Desa

Peran tenaga kesehatan desa untuk mewujudkan kesehatan masyarakat di pedesaan terbilang cukup penting.

Sepuluh Tahun Menahan Ejekan, Akhirnya Efremino Tersenyum

Benjolan kecil yang tumbuh di tubuhnya membuat bocah cilik asal Flores, NTT ini sering jadi bahan ejekan temannya. Berkat semangatnya untuk sembuh dan kerja keras orang tuanya mencari bantuan pengobatan, Efremino ditemukan dengan Indonesia Tersenyum.

Terlahir dengan hidrocephalus, Sekarang Alif Sudah Sembuh

Ibu Sri Lestari tak punya keinginan lain selain Alif sembuh. Bekerja serabutan tak membuatnya mampu membiayai operasi Alif yang harus dilakukan berkali-kali. Melalui informasi seorang perawat, Ibu Alif mendapatkan bantuan Indonesia Tersenyum untuk tindaka

Kristian Kampu Terbebas dari Kelainan Bawaan yang Telah Diderita Selama 13 Tahun

13 tahun bukan waktu yang singkat, apalagi bagi Kristian. Kelainan bawaan lahir yang dideritanya pun menghambatnya beraktivitas. Setelah permohonan bantuan dari Indonesia Tersenyum dipenuhi, Kristian dan orang tuanya pun harus menempuh perjalanan jauh unt

Hanafi yang Semakin Percaya Diri

Tuesday, 05 December 2017
Hanafi yang Semakin Percaya Diri

Tersenyum bukan hal yang mudah bagi Hanafi. Kelainan yang dimilikinya sebagai penderita bibir sumbing membuatnya tidak percaya diri. Untungnya, Ayah Hanafi bertemu dengan Indonesia Tersenyum dan mendapatkan bantuan tindakan operasi untuk Hanafi.

Sumbingnya Sembuh, Iluh Siap Menyongsong Masa Depan Cerah

Ingin gadis cilik kesayangannya kembali sehat dan sembuh dari bibir sumbing, Ayah dan Ibu Iluh mengajukan permohonan bantuan ke Indonesia tersenyum. Operasi dilaluinya dengan baik, Iluh kini kembali ceria dan siap menyongsong masa depan.

7 Tahun Menderita Jantung Bocor, Kini Rehan Bisa Tersenyum Kembali

Memiliki penyakit jantung bocor bawaan membuat Rehan sering absen ke sekolah. Badannya yang mudah lelah dan sering sakit, tak membuatnya patah semangat untuk tetap bersekolah. Harapan untuk sembuh mulai muncul ketika Ayah Rehan mengajukan permohonan bantu

Cerianya Sabrina, Tidak Lagi Menderita Kelainan Bawaan Lahir

Kasih sayang dan kegigihan orang tua Sabrina yang ingin anaknya sembuh, membuatnya bertemu dengan Indonesia Tersenyum. Kelainan bawaan lahir yang dideritanya harus dioperasi sebanyak 5 kali dan itu membutuhkan biaya tak sedikit. Kini Sabrina sudah kembali

Tiga Kali Lakukan Operasi, Kini Aisha Sudah Sembuh Total dari Kelainan Bawaan Lahir

Tak seperti anak sehat lainnya, gadis periang ini memiliki kelainan bawaan Atresia Ani dan Atresia Esofagus. Biaya yang besar membuat keluarga Aisha tak mampu membawanya ke meja operasi. Lewat bantuan Indonesia Tersenyum, kini Aisha dapat kembali ceria da

Program ini didukung oleh: